Kembali ke Artikel
Kebutuhan Gizi Ibu Hamil: Energi dan Protein yang Perlu Dipenuhi Setiap Hari
Kebutuhan Gizi14 Juni 2025

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil: Energi dan Protein yang Perlu Dipenuhi Setiap Hari

Kehamilan adalah masa penting di mana kebutuhan zat gizi meningkat. Pelajari kebutuhan energi, protein, zat besi, asam folat, vitamin A, dan kalsium selama kehamilan.

Pendahuluan

Kehamilan adalah masa penting di mana kebutuhan zat gizi meningkat untuk mendukung pertumbuhan janin, pembentukan organ, serta menjaga kesehatan ibu. Pemenuhan gizi yang tepat membantu mencegah komplikasi seperti anemia, BBLR, hingga persalinan prematur.

Asupan zat gizi untuk bayi di dalam kandungan berasal dari simpanan zat gizi di dalam tubuh ibunya. Oleh karena itu sangat penting bagi calon ibu hamil mempunyai status gizi yang baik sebelum memasuki kehamilan (tidak kurus, tidak anemia, tidak gemuk).


πŸ₯— A. Kebutuhan Zat Gizi Makro

Zat gizi makro adalah zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah besar: energi, protein, karbohidrat, dan lemak.

1. Kebutuhan Energi saat Hamil

  • Trimester I: Belum ada peningkatan signifikan
  • Trimester II: Tambahan Β±340 kkal/hari
  • Trimester III: Tambahan Β±452 kkal/hari

Tambahan energi diperlukan untuk: pertumbuhan janin, pembentukan jaringan plasenta, peningkatan volume darah ibu, dan persiapan menyusui.

πŸ’‘ Tambahan kalori bukan berarti makan dua porsi besar, tetapi tetap mengikuti prinsip gizi seimbang.

2. Kebutuhan Protein saat Hamil

Protein berperan dalam pembentukan sel dan jaringan janin, pertumbuhan plasenta, dan produksi darah ibu.

  • Tidak hamil: 55–65 gram/hari
  • Trimester I: +1 gram/hari
  • Trimester II: +10 gram/hari
  • Trimester III: +30 gram/hari

Sumber protein terbaik: Telur πŸ₯š, Ayam πŸ—, Ikan 🐟, Daging πŸ₯©, Tahu & Tempe 🌱

3. Kebutuhan Karbohidrat dan Lemak

  • Karbohidrat: 60–65% energi harian (Β±3–4 porsi makanan pokok per hari)
  • Lemak: 20–35% dari total energi, tambahan Β±2 gram/hari

Pilih lemak sehat dari: alpukat πŸ₯‘, kacang-kacangan πŸ₯œ, ikan 🐟


🍊 B. Kebutuhan Zat Gizi Mikro

Zat gizi mikro dibutuhkan dalam jumlah kecil, tetapi perannya sangat besar.

Kekurangan zat gizi mikro dapat menyebabkan: anemia ⚠, preeklampsia ⚠, BBLR ⚠, gangguan perkembangan otak dan saraf ⚠, prematuritas ⚠.

1. Zat Besi

  • Tidak hamil: 15–18 mg/hari
  • Hamil: +9 mg/hari pada trimester II & III

Sumber: Daging merah πŸ₯©, ayam πŸ—, ikan 🐟, sayuran hijau tua πŸ₯¬, buah berwarna oranye 🍊

2. Asam Folat

  • Tidak hamil: 400 mcg/hari
  • Hamil: 600 mcg/hari

Kekurangan folat meningkatkan risiko spina bifida (kelainan tabung saraf).

Sumber: Jeruk 🍊, sayuran hijau tua πŸ₯¬, kacang-kacangan πŸ₯œ, hati πŸ₯©

3. Vitamin A

  • Tidak hamil: 600 RE/hari
  • Hamil: 900 RE/hari

⚠ Hindari konsumsi berlebihan dalam bentuk suplemen karena dapat berbahaya.

Sumber alami: Wortel πŸ₯•, ubi jalar 🍠, bayam πŸ₯¬, brokoli πŸ₯¦, telur πŸ₯š, ikan 🐟

4. Kalsium

WHO merekomendasikan suplementasi 1,5–2 gram/hari (dibagi 3 dosis) pada populasi dengan konsumsi kalsium rendah, dimulai usia kehamilan 20 minggu.

Sumber: Susu dan produk olahannya πŸ₯›, sereal 🌾, sayuran hijau πŸ₯¬


🌼 Kesimpulan

Pemenuhan gizi ibu hamil harus:

  • βœ” Seimbang
  • βœ” Cukup energi
  • βœ” Tinggi protein
  • βœ” Kaya vitamin dan mineral
  • βœ” Disertai pemantauan kenaikan berat badan yang optimal

Gizi yang baik selama kehamilan bukan hanya untuk ibu, tetapi juga investasi kesehatan jangka panjang bagi bayi πŸ‘ΆπŸ’š


Sumber

⚠️ Catatan: Konten ini bersifat edukatif. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga medis profesional.